Sarjana Terapan Agribisnis Hortikultura

Sarjana Terapan Agribisnis Hortikultura

Mengapa Agribisnis Hortikultura

Why choose Horticulture Agribusiness ?

1. Pertumbuhan Bidang Agribisnis Hortikultura

Tanaman hortikultura adalah kelompok tanaman pertanian, selain tanaman pangan dan tanaman perkebunan / industri.  Tanaman hortikultura dapat dikelompokkan lagi menjadi kelompok tanaman buah, tanaman sayuran, tanaman bunga dan tanaman obat. Permintan sayuran, buah dan bunga serta tanaman obat terus meningkat seiring dengan pertumbuhan kebutuhan manusia akan sumber vitamin dan mineral yang alami.  Baik sebagai suplemen pangan maupun sebagai upaya pengobatan.

2. Permasalahan dan Peluang dalam Bidang Agribisnis

Perubahan Teknologi

Semakin berkembangnya teknologi menyebabkan perkembangan produk pertanian khususnya hortikultura juga semakin berkembang.  Perkembangan ini dinyatakan dengan perkembangan teknologi benih dan perbanyakan tanaman, perkembangan teknologi pupuk dan pemupukan, perkembangan teknologi pengelolaan tanah, perkembangan teknologi pengendalian hama penyakit, perkembangan teknologi manipulasi pertumbuhan, perkembangan teknologi panen dan pasca-panen, perkembangan teknologi pemasaran produk pertanian.

Perubahan Permintaan Produk Hortikultura

Selain itu pertumbuhan jumlah penduduk Indonesia dan dunia serta tuntutan akan taraf kualitas konsumsi yang semakin tinggi juga turut mendorong peningkatan permintaan akan komoditi hortikultura. 

Secara umum permintaan produk hortikultura juga terus meningkat dengan angka peningkatan 30-40% dalam 10 tahun terakhir sebagai dampak pertumbuhan populasi dan kesejahteraan.

Sebaliknya jumlah petani hortikultura terus turun.  Penurunan jumlah produsen hortikultura mencapai  hingga 34% hanya di periode 2003-2013.  Hal ini menyebabkan produksi nasional yang cenderung turun dan mendorong peningkatan impor. Tercatat impor buah-buahan terus meningkat dengan laju peningkatan 10-24% dalam 10 tahun terakhir.

3. Membangun Bisnis Yang Sukses dalam Bidang Agribisnis

Bisnis dibidang pertanian khususnya hortikultura cenderung terus meningkat.  Ragam peluang bisnis menjadi sangat luas dan tidak terbatas.

Bisnis penyediaan input sistem produksi (upstream business) semakin beragam.  Penyediaan ragam bentuk bibit dan benih, penyediaan pupuk, pestisida, zat pengatur tumbuh, hormon, enzim dan suplemen air terus tumbuh.  Bukan saja pada bahan produksi, peralatan produksi mulai dari peralatan konvensional (traktor, green house, lath house) hingga alat produksi cerdas (smart pots, smart media dll) juga turut berkembang.

Bisnis produksi hortikultura (mainstream business) juga memiliki peluang sangat pesat. Budidaya buah-buahan, sayuran, bunga dan tanaman hias serta tanaman obat-obatan terus berkembang.  Beragam perusahaan produksi hortikultura juga tumbuh menjadi perusahaan raksasa berskala dunia.

Bisnis pengelolaan output di hilir sistem agribisnis (downstream agribusiness) juga tak kalah besar peluangnya.  Bisnis industry pengolahan produk hortikultura dan distribusi hasilnya merupakan salah satu yang terbesar.  Bisnis eceran konvensional maupun online juga turut berkembang.

Bisnis pendukung agribisnis (supporting agribusiness) juga memiliki peluang yang tidak kecil.  Kebutuhan akan produk hortikultura juga mendorong peluang bisnis transportasi, logistic dan ekspor/impor.  Tidak ketinggalan bisnis pembiayaan pertanian (perbankan dan koperasi) serta penjaminan resiko (asuransi pertanian) juga telah menjadi bisnis yang menjanjikan.

Tidak salah kiranya bila diharapkan seluruh lulusan PSAH WBI akan menjadi entrepreneur agribisnis.      

Pokok Pembelajaran

Course Highlights:

Untuk menghadapi Revolusi Industri 4.0 PSAH mempersiapkan lulusan dengan :

  1. Memiliki Literasi Teknologi. Semua mahasiswa wajib mengenal dan semua aspek teknologi terutama teknologi maju dalam dunia pertanian
  2. Memiliki Literasi Big Data, Semua mahasiswa dibekali keterampilan memanfaatkan Teknologi Informasi dan Big Data
  3. Memiliki Kapasitas Critical Thinking, Kurikulum PSAH WBI telah memuat secara khusus mata kuliah Entrepreneurship
  4. Memiliki Kapasitas Creative Thinking, 45% mata kuliah PSAH adalah matakuliah yang mendukung pembentukan entrepreneur yang mendorong kreatifitas mahasiswa
  5. Memiliki Kemampuan Berkolaborasi dan Berkomunikasi, Semua mahasiswa PSAH dibekali pengalaman kerja kolaboratif dan kemampuan berkomunikasi

Program Integrasi Teknologi dan Entrepreneurship

Integration Technology dan Entrepreneurship

Menjamin tercapainya tujuan mencetak entrepreneur bidang Agribisnis Hortikultura PSAH menginisiasi beberapa program sebagai berikut :

1. Program SPIN OFF

Pengelola PSAH menyadari tidak semua mahasiswa dapat serta merta merumuskan ide bisnis dari permasalahan.  Menghadapi hal tersebut PSAH mempersiapkan UNIT USAHA MANDIRI (multifacet business unit) yang bekerja dalam bidang agribisnis hortikultura, sebagai wadah mempersiapkan calon entrepreneur Agribisnis Hortikultura. 

2. Program Inhouse dan Firm Internship

4

Menjamin kemampuan praktik mahasiswa selalu sesuai dengan kemajuan industri, PSAH menyelenggarakan 2 level program magang / interenship masing masing dilakukan In-house, di kebun milik sendiri (2 semester) dan di perusahaan mitra Politeknik WBI (1 Semester).

3. Program Sertifikasi

Bekerjasama dengan Badan Nasional Sertifikasi Profesi, PSAH menyediakan hingga 20 Sertifikasi Kompetensi Teknis bertaraf Nasional.  Setiap peserta didik dapat memilih skema sertifikasi yang paling sesuai dengan minat dan kompetensinya

Kompetensi yang disiapkan untuk setiap mahasiswa PSAH adalah :

  • Agriculture (BNSP)
  • Horticulture (Internasional - AQF)
  • Floriculture (Internasional - AQF)
  • Budidaya Krisan Potong (BNSP)
  • Pemroduksi Hortikultura (Internasional - AQF)
  • Penangkaran Bibit Sayuran (BNSP)
  • Production Nursery (Internasional - AQF)
  • Budidaya Hidroponik (BNSP)
  • Produksi Pestisida Organik (BNSP)
  • Produksi Pupuk Organik (BNSP)
  • Pengolahan Selai Buah (BNSP)
  • Fasilitator Pert Organik (BNSP)
  • Pemasaran Produk dan Jasa Pertanian (BNSP)
  • Ekspor impor (BNSP)
  • Tenaga Pemasar Operasional (BNSP)

PSAH dalam Gambar

 1. Kerjasama dengan Universitas Taman Siswa Padang pada tanggal 20 November 2017

6

 2. Program Studi Agribisnis Hortikultura menjadi Anggota Asosiasi Agribisnis Indonesia (AAI)

7

 3. Menjadi Pemateri seminar di Universitas Taman Siswa dengan Tema “WIRATANI MUDA” pada tanggal 20 November 2017 (Dany Juhandi, SP, M.Sc)

8

 4. Mengikuti Seminar Internasional (Amelira Haris Nasution, SP, M.Si dan Dany Juhandi SP M.Sc) The 3rd International Conference on Business and Economics 2017

9

10

 5. Workshop dan Seminar Nasional di Universitas Muhammadiyah bersama Asosiasi Agribisnis Indonesia. Makasar, 9 - 10 Desember 2017

11

6. Kuliah umum Sudi Kenal Profesi dengan topik "Masa depan pendidikan politeknik dan potensinya dalam Kewirausahaan" bersama Dr. Ir. Sri Gusnani Pratiwi, M.T Dan Ir. Murgito dengan tema "Profesi Perbenihan"

12

 7. Program Pelatihan Keterampilan Dasar Teknik Instruktional (PEKERTI) dan Applied Approach-AA (Amelira Haris Nasution, SP, M.Si)

 

8. Bimbingan Teknis Dosen BIOENGINEERING. 09 - 12 April 2018.Hotel Swiss Belin Malang (diikuti Natalia L Sumanto, S.Si, M.Si)

 8. Sertifikasi kompetensi untuk Skema Kompetensi  Pemroduksi Hortikultura”dan Budidaya Hidroponik”bagi Dosen dan Mahasiswa PSAH

9. Program Kreativitas Mahasiswa “SETAN DOLAN” (Sewa Tanaman, Desain, dan Pengelolaan Taman) (Pembimbing : Ardian Purba, SP, M.Sc)

10. Kelompok Usaha Mahasiswa AGROFARM telah menghasilkan dan memasarkan beragam produk kreatif diantaranya Model Perangkat Hidroponik, Composter, Pupuk Organik dan Produk Sayuran Segar