PELATIHAN BAHASA INGGRIS

Politeknik Wilmar Bisnis Indonesia (WBI) memahami perlunya setiap mahasiswa untuk terampil dalam berbahasa Inggris, karena digunakan secara luas didunia bisnis, dunia kerja, dan perdagangan internasional.  Bahkan untuk mendapatkan pekerjaan dengan posisi dan gaji yang baikpun, banyak perusahaan yang menetapkan syarat keterampilan berbahasa Inggris yang baik.  Oleh sebab itulah Politeknik WBI, melalui Departemen Pelatihan Bahasa Inggris, berkomitmen untuk membantu mahasiswa mengembangkan keterampilan berbahasa Inggris melalui metode pembelajaran yang mencakup latihan percakapan dengan topik yang menarik, serta pendampingan oleh pelatih native speaker.

Departemen Pelatihan Bahasa Inggris Politeknik WBI merancang dan melaksanakan proses pembelajaran berdasarkan tingkat kemampuan berbahasa Inggris masing-masing mahasiswa dan juga disesuaikan dengan kebutuhan Program Studi.  Setiap mahasiswa baru akan diuji kemampuan atau tingkat penguasaan bahasa Inggris mereka (placement test) dan berdasarkan hasil uji tersebut mahasiswa kemudian ditempatkan dalam kelas Bahasa Inggris yang sesuai diprogram-studi mereka masing-masing.   Mahasiswa dilatih dengan materi pelajaran dan studi kasus yang secara khusus disiapkan untuk mendukung capaian pembelajaran diprogram-studi masing-masing.

Departemen Pelatihan Bahasa Inggris menyiapkan kelas-kelas, mulai dari Bahasa Inggris Umum, Bahasa Inggris untuk Bisnis dan Manajemen, Bahasa Inggris untuk Pariwisata (Hospitality), hingga kelas persiapan TOEFL untuk mahasiswa yang akan menyelesaikan studinya di Politeknik WBI yang mewajibkan ujian TOEFL sebagai syarat kelulusan.  Berbagai bentuk pembelajaran dan teknik, termasuk pembelajaran online dan rekaman pelajaran dalam bentuk audio maupun video, terus dikembangkan.  Politeknik WBI juga memberikan dukungan penuh bagi mahasiswa untuk mengikuti kegiatan di luar kampus, seperti berbagai kompetisi debat dalam Bahasa Inggris baik untuk skala nasional maupun internasional.   Terdapat juga Klub Bahasa Inggris (English Club) Mahasiswa yang program pelatihan dan kegiatannya dilaksanakan dengan suasana informal dan santai, yang secara keseluruhan dimaksudkan untuk diversifikasi materi dan pendekatan pembelajaran, sehingga dapat membantu meningkatkan keterampilan berbahasa Inggris mahasiswa secara maksimal.